7 Ramuan Pestisida Nabati Untuk Mengatasi Hama-Penyakit dan Jamur pada Tanaman


Agribisnis hortikultura (tanaman buah-buahan, sayuran, tanaman hias, dan tanaman biofarmaka) merupakan sumber pendapatan tunai bagi masyarakat dan petani skala kecil, menengah dan besar, mengingat nilai jual dan nilai tambahnya yang tinggi.

Perkembangan produksi dan mutu sayuran diharapkan dapat terus meningkat sejalan dengan bertambahnya permintaan masyarakat akan produk sayuran sebagai sumber gizi dan vitamin yang sangat berkhasiat untuk kesehatan. Upaya untuk memperoleh prouk sayuran sebagai sumber gizi dan vitamin yang sangat berkhasiat untuk kesehatan tersebut, diantaranya melalui praktek budidaya sehat mengacu pada GAP/SOP sayuran.

Usahatani sayuran sehat adalah sayuran yang dikondisikan aman dikonsumsi karena bebas dari pestisida dan pupuk sintetis atau dari bahan kimia, dan penyelenggaraan usahataninya pada umumnya dilakukan dengan menggunakan pupuk dan pestisida nabati.

Pestisida nabati dapat diolah diantaranya dari: daun nimba (mindi/kipahit/babadotan) dan daun sirsak, umbi gadung, irisan umbi gadung.

Pestisida Nabati

A. Untuk Pengendalian Hama Tanaman

1. Untuk mengendalikan organisme pengganggu tanaman

Bahan-bahan:
  • Daun Nimba 8 kg
  • Lengkuas 6 kg
  • Serai 6 kg
  • Deterjen 20 gr
  • Air 20 liter

Cara membuat:

Semua bahan (daun nimba, lengkuas dan serai) ditumbuk halus, kemudian diaduk merata dalam 20 liter air, lalu diamkan sehari semalam (24 jam). Keesokan harinya larutan disaring dengan kain halus. Larutan hasil penyaringan diencerkan kembali dengan 600 liter air. Larutan sebanyak itu dapat digunakan untuk lahan seluas 1 ha.

2. Untuk mengendalikan hama T. Parvispinus

Bahan-bahan:

  • Daun sirsak 50-100 lembar
  • Deterjen atau sabun colek 15 gr
  • Air 5 liter

Cara membuat:

Daun sirsak ditumbuk halus dicampur dengan 5 liter air, tambahkan deterjen dan diendapkan semalam. Keesokan harinya larutan disaring dengan kain halus. Setiap 1 liter larutan hasil ssaringan diencerkan dengan 10-15 liter air.

3. Untuk ulat pada bawang merah, cabai dan lain-lain

Bahan-bahan:

  • Gadung racung 1 kg
  • Tembakau 1 kg
  • Kecubung/serai 1 kg
  • EM4 1 liter
  • Gula pasir 50 gram
  • Air 5 liter

Cara membuat:

Semua bahan (gadung racun dan tembakau) ditumbuk halus, kemudian ditambahkan air, EM4 dan gula pasir, aduk hingga merata. Diamkan selama 1 minggu untuk proses fermentasi, kemudian disaring.

Aplikasi:

Semprotkan ke tanaman, khususnya arahkan ke hama pada pagi dan sore hari dengan konsentrasi 100 ml/tangki, bisa ditambah zat perekat. Frekuensi semprotan 2 kali seminggu.

4. Untuk hama penghisap dan jamur

Bahan-bahan:

  • Daun nimba 8 kg
  • Daun serai 6 kg
  • Lengkuas 6 kg
  • EM4 1 liter
  • Gula pasir 250 gram
  • Air 20 liter

Cara membuat:

Semua bahan ditumbuk halus, tambahkan EM4 dan Gula. Fermentasi selama 1 minggu, kemudian disaring.

Aplikasi:

Semprotkan ke tanaman, khususnya arahkan ke hama pada pagi dan sore hari dengan konsentrasi 100 ml/tangki, bisa ditambah zat perekat. Frekuensi semprotan 2 kali seminggu.

5. Untuk hama belalang dan ulat

Bahan-bahan:

  • Daun sirsak 50 lembar
  • Tembakau 5 lembar, atau tembakau kering 0,25 ons
  • Deterjen 20 gram
  • Air 20 liter

Cara membuat:

Daun sirsak dan tembakau ditumbuk halus, tambahkan deterjen dan aduk rata, endapkan semalaman dan disaring.

Aplikasi:

Semprotkan ke tanaman setiap pagi atau sore dengan konsentrasi 1 lt/3 lt air. Frekuensi penyemprotan 2x seminggu.

B. Untuk Penyakit karena Jamur

Bahan-bahan:

  • Lengkuas 1 kg
  • Kunyit 1 kg
  • Jahe 1 kg
  • Kencur 1 kg
  • Gambir 1 butir
  • Air kelapa 5 liter
  • EM4 1 liter
  • Gula pasir 50 gram

Cara membuat:

Semua bahan ditumbuk halus, lalu direndam dalam air kelapa yang telah dimasukkan kedalam wadah atau ember dan tambahkan EM4, selanjutnya ditutup rapat dan difermentasi selama 1 minggu, kemudian disaring.

Aplikasi:

Semprotkan ke tanaman pada pagi atau sore hari dengan konsentrasi 50 cc/tangki. Bisa ditambah perekat. Frekuensi semprot 2 kali seminggu.

C. Untuk Pengendali Hama-Penyakit Sayuran

Bahan-bahan:

  • Bawang putih 1 kg
  • EM4 100 cc
  • Air 5 liter

Cara membuat:

Bawang putih dikupas kulitnya, selanjutnya ditumbuk atau diblender sampai halus, tambahkan air, EM4 dan gula pasir. Larutan tersebut dimasukkan kedalam botol atau plastik. Fermentasi selama 7 hari, setelah itu hasil fermentasi selanjutnya disaring dan siap digunakan.

Cara aplikasi:

Semprotkan ke tanaman pada pagi atau sore hari dengan konsentrasi 50 cc/tangki. Bisa ditambah perekat. Frekuensi semprot 2 kali seminggu.

Comments